One evening, Dalva is suddenly taken away from her father’s house. Dumbfounded and outraged at first, she later meets Jayden, a social worker, and Samia, a teen with a temper. A new life seems to start for Dalva, that of a girl her age. Maske: Nezaketle Tebessüm (2023) iLK21Ini juga keren: Nonton Sandy Wexler 2017 […]
Luxury138Luxury138
Cara Menonton Film Di Situs Kami
  • Klik "SKIP TRAILER" untuk melewati trailer.
  • Klik tombol ▶️ pada player untuk memulai film.
  • Gunakan Server 2 atau 3 jika player lambat.
  • Bookmark situs kami agar mudah diakses kembali.

Love According to Dalva (2023) – IDXXI

IMDB Rated: 7.7 / 10
Original Title : Dalva
7.7 660

One evening, Dalva is suddenly taken away from her father’s house. Dumbfounded and outraged at first, she later meets Jayden, a social worker, and Samia, a teen with a temper. A new life seems to start for Dalva, that of a girl her age.

Ulasan untuk Love According to Dalva (2023)

✍️ Ditulis oleh Dian Anggraini

*Ulasan ini dibuat seolah penulis telah menonton filmnya dan akan menggunakan gaya bahasa natural.* "Love According to Dalva": Sebuah Perjalanan Menemukan Kembali Masa Kanak-kanak yang Hilang Ada film-film yang menghampiri kita dengan kisah-kisah fantastis, memukau dengan efek visual, atau menggetarkan dengan adegan-adegan penuh aksi. Namun, ada pula film-film yang perlahan meresap ke dalam sanubari, menyentuh relung emosi terdalam dengan kejujuran dan kepekaan yang luar biasa. "Love According to Dalva" (2023) adalah salah satu dari film kategori terakhir itu. Ini bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah pengalaman sinematik yang memaksa kita untuk merenung tentang masa kanak-kanak, trauma, dan arti sesungguhnya dari kasih sayang. Sejak awal, film ini berhasil membangun suasana yang cukup intens dan sedikit mengganggu, namun tetap disajikan dengan kehati-hatian. Kita diperkenalkan pada seorang gadis kecil yang tampak tidak sesuai dengan usianya, baik dari segi penampilan maupun cara berinteraksi. Atmosfer visual film ini terasa realistis, dengan palet warna yang cenderung kalem dan pencahayaan alami yang menonjolkan ekspresi dan detail kecil. Ini membantu menenggelamkan penonton ke dalam dunia karakter utama, membuat kita merasakan kebingungan dan ketidaknyamanan yang mungkin dia alami. Tensi cerita terbangun secara organik. Film tidak terburu-buru menghadirkan semua jawaban, melainkan membiarkan penonton perlahan-lahan menyusun kepingan teka-teki bersama karakter utama. Ada kalanya kita merasa cemas, khawatir akan apa yang akan terjadi selanjutnya, namun di sisi lain, ada juga momen-momen kehangatan dan harapan yang menyeimbangkan narasi. Pacing-nya terasa pas, memungkinkan setiap adegan bernapas dan setiap emosi tersampaikan tanpa terkesan dipaksakan. Ini adalah sebuah kisah yang menuntut kesabaran, namun balasan yang diberikan adalah kedalaman emosional yang luar biasa. Salah satu pilar utama yang membuat "Love According to Dalva" begitu menyentuh adalah kualitas aktingnya. Setiap pemain, bahkan dalam peran-peran pendukung, memberikan performa yang meyakinkan. Namun, ada tiga aktor yang benar-benar berdiri tegak dan menggerakkan inti cerita. Pertama, Alexis Manenti. Meski kehadirannya mungkin tidak mendominasi layar, perannya sangat krusial dalam membentuk latar belakang dan trauma yang dialami karakter utama. Ia berhasil menyalurkan kompleksitas dan ambiguitas moral karakternya dengan sangat subtil. Ada lapisan-lapisan emosi yang rumit dalam setiap tatapan dan gerak-geriknya, memberikan kesan yang mengganggu namun esensial untuk memahami kondisi awal sang gadis. Performanya berhasil membuat penonton merasa gelisah sekaligus merenungkan bagaimana tindakan seseorang bisa meninggalkan dampak yang begitu mendalam. Kemudian, Fanta Guirassy membawakan perannya dengan kehangatan dan empati yang menenangkan. Sebagai figur yang menjadi jembatan bagi karakter utama untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, ia menampilkan keseimbangan antara profesionalisme seorang pekerja sosial dengan kepedulian tulus seorang manusia. Gerak-gerik dan nada bicaranya menunjukkan kesabaran yang luar biasa, membangun rasa percaya yang sangat dibutuhkan. Penampilannya terasa sangat otentik dan membumi, menjadi jangkar emosional bagi penonton di tengah kebingungan karakter utama. Namun, yang paling mencuri perhatian dan tak dapat disangkal adalah performa luar biasa dari Zelda Samson. Film ini hampir sepenuhnya bersandar pada pundak kecilnya, dan dia mengemban beban itu dengan keanggunan dan kekuatan yang mencengangkan. Aktingnya sebagai seorang anak yang terjebak dalam identitas yang bukan miliknya adalah potret yang mengharukan dan sangat kuat. Ia mampu menampilkan berbagai nuansa emosi: dari kekerasan kepala, kebingungan, rasa takut, hingga momen-momen kelemahan dan kerentanan yang membuka hati penonton. Perubahan perlahan dalam perilakunya, dari seorang "wanita" kecil menjadi anak yang seharusnya, digambarkan dengan detail yang menyayat hati dan sangat meyakinkan. Zelda Samson tidak hanya berakting; ia benar-benar menghidupkan karakter itu, membuat setiap perjuangan dan penemuan diri terasa begitu nyata. Secara keseluruhan, kontribusi akting mereka adalah tulang punggung kesuksesan film ini. Alexis Manenti meletakkan dasar trauma yang mengerikan, Fanta Guirassy memberikan jalan menuju pemulihan dan harapan, dan Zelda Samson adalah inti yang memproses semua itu, mengizinkan kita menyaksikan sebuah transformasi yang mendalam dan tulus. Tanpa ketiga performa ini, terutama kebrilianan akting Zelda Samson, film ini mungkin tidak akan mampu mencapai kedalaman emosional dan dampak yang begitu kuat pada penonton. Tema besar yang diangkat film ini terasa sangat relevan dan penting. "Love According to Dalva" mengeksplorasi kehilangan masa kanak-kanak, trauma psikologis yang diderita seorang anak, dan perjalanan panjang menuju penyembuhan. Ini adalah studi tentang bagaimana identitas seseorang bisa terdistorsi oleh lingkungan yang tidak sehat, dan betapa krusialnya peran sistem pendukung yang aman dan penuh kasih sayang dalam membantu seorang anak menemukan kembali jati dirinya. Film ini mengingatkan kita akan pentingnya perlindungan anak dan kerumitan proses pemulihan, mengajarkan bahwa terkadang, mencintai berarti membiarkan seseorang menjadi dirinya sendiri yang sejati, bahkan jika itu berarti harus belajar menjadi anak-anak lagi. Film ini bukanlah tontonan yang mudah, namun ia adalah tontonan yang sangat penting. "Love According to Dalva" berhasil menyampaikan pesannya dengan cara yang bijaksana dan penuh empati, tanpa perlu berteriak. Ini adalah sebuah film yang akan bersemayam dalam pikiran dan hati Anda lama setelah kredit berakhir. Nilai: 7.9/10
Sumber film: Love According to Dalva (2023)

Duration: 83 min Min

TMDB Rated: 7.7 / 660

Release Date: 2023-03-22

Countries:,