Alejandro, seorang desainer mainan bercita-cita dari El Salvador, tengah berjuang mewujudkan ide-idenya yang unik di New York City. Dengan semakin menipisnya waktu visa kerja, pekerjaan sebagai asisten seniman eksentrik dari dunia seni menjadi satu-satunya harapannya untuk tinggal di negara itu dan meraih mimpinya. Afterburn (2025) iLK21Ini juga keren: Nonton Dhanak 2016 - Nonton Double Walker […]
Luxury138Luxury138
Cara Menonton Film Di Situs Kami
  • Klik "SKIP TRAILER" untuk melewati trailer.
  • Klik tombol ▶️ pada player untuk memulai film.
  • Gunakan Server 2 atau 3 jika player lambat.
  • Bookmark situs kami agar mudah diakses kembali.

Problemista (2023) – IDXXI

IMDB Rated: 7.5 / 10
Original Title : Problemista
7.5 1322

Alejandro, seorang desainer mainan bercita-cita dari El Salvador, tengah berjuang mewujudkan ide-idenya yang unik di New York City. Dengan semakin menipisnya waktu visa kerja, pekerjaan sebagai asisten seniman eksentrik dari dunia seni menjadi satu-satunya harapannya untuk tinggal di negara itu dan meraih mimpinya.

Ulasan untuk Problemista (2023)

✍️ Ditulis oleh Dewi Lestari

Problemista: Sebuah Eksplorasi Diri yang Menawan, Namun Tak Sempurna Problemista, film semi-otobiografis karya Julio Torres, bukanlah film yang langsung mencengkeram perhatian. Ia hadir dengan tempo yang pelan, sebuah pendekatan yang mungkin bagi sebagian penonton terasa lambat dan membosankan. Namun, di balik tempo yang santai ini tersimpan sebuah eksplorasi diri yang mendalam dan jujur, dibalut dengan humor unik dan visual yang menarik. Film ini mengajak kita untuk menyelami pikiran dan perasaan sang pembuat film, dengan segala kerumitan dan kecanggungannya. Salah satu kekuatan utama Problemista terletak pada suasana visualnya. Film ini kaya akan detail estetika, dari tata ruang yang unik hingga kostum yang dipilih dengan cermat. Suasana surealis yang tercipta membuat penonton seakan-akan ikut masuk ke dalam dunia imajinasi sang pembuat film, sebuah dunia yang penuh dengan keanehan dan keindahan sekaligus. Namun, warna-warna yang dipilih, meskipun indah, terkadang terasa sedikit kurang "pop" dan bisa dibilang agak suram, menciptakan suasana yang sedikit melankolis dan mungkin kurang variatif untuk beberapa penonton. Tensi cerita sendiri cenderung konsisten, tidak terlalu menegangkan, tapi juga tidak sepenuhnya datar. Ia lebih menyerupai alunan yang tenang, kadang-kadang diselingi dengan ledakan-ledakan kecil dari humor absurd yang berhasil membuat senyum mengembang di bibir. Akting para pemain utama patut diapresiasi secara individual. Isabella Rossellini, dengan karisma dan pengalamannya yang kaya, menunjukkan kemampuannya untuk menyampaikan emosi yang kompleks dengan hanya sedikit ekspresi. Ia mampu menjiwai perannya dengan naturalitas yang membuat penonton terpukau. Ia bukan hanya sekedar hadir sebagai figur tetapi juga sebagai penghubung antara realitas dan fantasi dalam film ini. Julio Torres sendiri, sebagai aktor utama, menunjukkan kemampuannya yang luar biasa dalam memerankan tokoh yang rentan dan penuh keraguan. Ekspresi wajahnya, yang seringkali mencerminkan kebingungan dan kekhawatiran yang dalam, merupakan salah satu kekuatan terbesarnya. Ia berhasil membuat penonton terhubung secara emosional dengan tokoh yang diperankannya, sehingga kita dapat merasakan pergulatan batinnya dengan begitu intens. Tilda Swinton, dengan aura misterius dan karismatiknya yang khas, menambah lapisan kedalaman pada cerita. Kehadirannya yang singkat namun berkesan, menambah dimensi lain pada eksplorasi identitas dan kreativitas yang menjadi inti film ini. Ia memberikan sentuhan unik dan tak terduga yang semakin memperkaya cerita. Secara keseluruhan, akting ketiganya saling melengkapi dan berkontribusi besar pada kesuksesan film. Mereka menciptakan dinamika yang menarik dan membuat penonton tetap terpaku pada layar hingga akhir cerita. Kolaborasi mereka yang harmonis menghasilkan sebuah tontonan yang memikat dan penuh makna. Tema besar yang diangkat Problemista adalah eksplorasi identitas, kegelisahan kreatif, dan pencarian jati diri. Film ini dengan berani mengungkapkan keraguan dan ketidakpastian yang sering dialami oleh para seniman, khususnya dalam menghadapi tekanan eksternal dan harapan yang tinggi. Problemista tak hanya sekadar membahas perjuangan seorang seniman muda, melainkan juga mengusung tema universal tentang menerima diri sendiri dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Film ini juga menyentuh tema keluarga dan hubungan antarmanusia dengan sentuhan yang halus namun berkesan. Meskipun tempo ceritanya pelan dan mungkin tidak cocok bagi semua orang, Problemista tetap merupakan sebuah film yang menarik dan bermakna. Ia menawarkan sebuah pendekatan yang segar dan jujur dalam menjelajahi kompleksitas kehidupan dan seni. Kekurangannya terletak pada tempo dan warna visual yang mungkin sedikit membatasi apresiasi penonton, namun keunggulannya dalam akting, suasana, dan tema yang diangkat jauh melebihi kekurangan tersebut. Rating: 7.8/10
Sumber film: Problemista (2023)

Duration: 104 min Min

TMDB Rated: 7.5 / 1322

Release Date: 2024-03-01

Countries: