![]() | ![]() |
Cara Menonton Film Di Situs Kami
- Klik "SKIP TRAILER" untuk melewati trailer.
- Klik tombol ▶️ pada player untuk memulai film.
- Gunakan Server 2 atau 3 jika player lambat.
- Bookmark situs kami agar mudah diakses kembali.
The Little Mermaid (2023) – IDXXI
Rated: 7.2 / 10 The youngest of King Triton’s daughters, and the most defiant, Ariel longs to find out more about the world beyond the sea, and while visiting the surface, falls for the dashing Prince Eric. With mermaids forbidden to interact with humans, Ariel makes a deal with the evil sea witch, Ursula, which gives her a chance to experience life on land, but ultimately places her life – and her father’s crown – in jeopardy.
Tonton juga film: The Star City Murders (2024) iLK21
Ini juga keren: Nonton The Princess And The Frog 2009 - Nonton Bhool Bhulaiyaa 2007 - Nonton Turn The River 2007 - Nonton Out Of Death 2021 - Nonton Tar 2022
Ulasan untuk The Little Mermaid (2023)
Membawa kembali sebuah klasik Disney ke layar lebar dalam format *live-action* selalu menjadi tantangan tersendiri. Namun, "The Little Mermaid (2023)" berhasil mengukir identitasnya sendiri, menawarkan perpaduan yang menarik antara nostalgia yang akrab dan sentuhan modern yang menyegarkan. Film ini bukan sekadar salinan persis dari animasi aslinya, melainkan sebuah interpretasi yang mencoba memperluas dan memperdalam cerita yang sudah kita kenal dan cintai.
Sejak awal film, saya langsung terpukau dengan suasana visual yang disajikan. Dunia bawah laut digambarkan dengan begitu indah dan magis, namun juga terasa realistis. Pencahayaan di dalam air yang dinamis, pergerakan rumput laut, dan beragam biota laut yang berenang di sana sini menciptakan panorama yang benar-benar memanjakan mata. Ada upaya jelas untuk membuat setiap sudut dunia di bawah air terasa hidup dan bernafas, jauh dari kesan kartun. Pemandangan di daratan pun tak kalah menawan, dengan detail arsitektur dan lanskap yang terasa autentik, membawa kita ke dalam setting yang kaya dan berwarna. Suasana visual secara keseluruhan berhasil menciptakan latar belakang yang sempurna untuk kisah fantasi ini, menarik penonton masuk ke dalam kedua dunia yang berbeda.
Tensi cerita dalam film ini terbangun dengan baik. Meskipun plot dasarnya sudah diketahui banyak orang, cara film ini mengembangkan hubungan antar karakter dan menyajikan konflik terasa lebih mendalam. Ada momen-momen yang benar-benar menyentuh hati, terutama saat kita menyaksikan perjuangan dan kerinduan seorang karakter utama. Pacing ceritanya mengalir dengan cukup stabil, tidak terasa terburu-buru namun juga tidak membosankan. Beberapa adegan ikonik dari animasi aslinya dihadirkan kembali dengan cara yang cerdas, mampu membangkitkan senyum nostalgia sekaligus memberikan sudut pandang baru. Film ini berhasil menjaga esensi petualangan dan romantisme yang menjadi ciri khasnya, sambil menambahkan lapisan emosional yang lebih kompleks.
Bicara soal akting, mari kita bahas satu per satu.
Halle Bailey adalah kejutan yang menyenangkan dan menjadi daya tarik utama film ini. Ia memerankan karakternya dengan penuh kepekaan dan pesona. Suara emasnya yang sudah kita kenal dari trailer, jauh lebih memukau saat didengar dalam film secara utuh. Setiap lirik yang ia nyanyikan terasa menyentuh, menyampaikan emosi kerinduan, kebahagiaan, dan keputusasaan dengan begitu kuat. Bukan hanya suaranya, ekspresi wajah dan bahasa tubuhnya juga sangat ekspresif, mampu menggambarkan gejolak batin karakternya tanpa perlu banyak dialog, terutama di paruh kedua film. Ia berhasil membuat kita bersimpati dengan perjalanannya, merasakan keinginannya yang membara untuk menjelajahi dunia lain.
Jonah Hauer-King juga tampil meyakinkan sebagai seorang pangeran yang berhati baik dan penuh rasa ingin tahu. Ia berhasil membawakan karakternya dengan pesona yang alami, membuatnya mudah disukai. Chemistry-nya dengan pemeran utama wanita terasa tulus dan organik, membuat kisah cinta mereka terasa lebih dari sekadar dongeng. Ia mampu menampilkan sisi petualang dan bertanggung jawab dari karakternya, tidak hanya sebagai figur sampingan, tetapi sebagai sosok yang memiliki tujuan dan empati. Penampilannya memberikan kedalaman yang diperlukan pada karakternya, menjadikannya pasangan yang pantas untuk sosok utama kita.
Kemudian ada Daveed Diggs, yang meskipun hanya menyumbangkan suaranya, berhasil membawa banyak energi dan tawa ke dalam film. Ia memberikan sentuhan humor yang cerdas dan menyegarkan pada karakternya, menjadikannya lebih dari sekadar teman sampingan yang lucu. Intonasi suaranya yang unik dan cara dia menyampaikan dialog-dialog jenaka sangat pas, berhasil menyeimbangkan momen-momen serius dengan keceriaan yang dibutuhkan. Karakternya terasa hidup dan memiliki kepribadian yang kuat, bahkan tanpa visual fisik dari sang aktor. Ini adalah contoh bagaimana *voice acting* yang kuat bisa membuat karakter CGI terasa begitu nyata dan menarik.
Secara keseluruhan, kontribusi akting mereka sangat krusial bagi kesuksesan film. Halle Bailey membawa hati dan jiwa, Jonah Hauer-King memberikan fondasi romantis yang kuat, dan Daveed Diggs menyuntikkan humor serta keceriaan. Kombinasi penampilan mereka berhasil menciptakan ensemble cast yang harmonis, membuat setiap interaksi terasa berarti dan setiap emosi terasa autentik. Mereka tidak hanya memerankan karakter, tetapi benar-benar menghidupkan mereka, membuat penonton peduli dengan nasib mereka. Akting mereka berhasil mengangkat cerita yang sudah familiar menjadi pengalaman yang lebih mendalam dan berkesan.
Tema besar yang diangkat film ini masih relevan dan disampaikan dengan cara yang apik. Kisah ini berbicara tentang pentingnya menemukan suara diri sendiri, baik secara harfiah maupun metaforis. Ini adalah perayaan atas rasa ingin tahu, keberanian untuk mengejar impian, dan keinginan untuk memahami dunia di luar batasan yang kita kenal. Ada juga pesan kuat tentang penerimaan perbedaan, baik dalam diri sendiri maupun orang lain, serta kekuatan ikatan keluarga dan pentingnya pengorbanan demi orang yang dicintai. Film ini secara halus menyoroti bagaimana perbedaan dapat menjadi kekuatan, bukan penghalang, dan bagaimana cinta sejati dapat melampaui segala bentuk hambatan.
Meskipun film ini memiliki banyak kelebihan, ada beberapa momen di mana transisi antara adegan bawah laut dan darat terasa sedikit kurang mulus, atau beberapa detail CGI yang masih bisa diperhalus. Namun, kekurangan-kekurangan kecil ini tidak mengurangi pengalaman menonton secara keseluruhan yang menyenangkan. Mengadaptasi animasi klasik ke *live-action* memang bukan pekerjaan mudah, dan film ini berhasil melakukannya dengan penuh hormat terhadap materi sumber sambil tetap berani menawarkan interpretasinya sendiri.
Secara keseluruhan, "The Little Mermaid (2023)" adalah sebuah petualangan sinematik yang memukau. Ini adalah film yang tidak hanya akan memuaskan penggemar lama dengan nostalgia, tetapi juga memperkenalkan kisah klasik ini kepada generasi baru dengan sentuhan yang relevan. Dengan visual yang memanjakan mata, lagu-lagu yang mendalam, dan penampilan akting yang kuat, film ini berhasil menciptakan pengalaman yang hangat dan penuh keajaiban.
Skor akhir: 6.8/10
Sumber film: The Little Mermaid (2023)
Genre:Adventure, Family, Fantasy, Romance
Actors:Daveed Diggs, Halle Bailey, Jonah Hauer-King
Directors:Rob Marshall

